Tidak Selalu Putih, Yuk Cari Tahu Arti Warna Sperma dan Penyebabnya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Warna Sperma Tak Hanya Putih Ini Dia Penyebabnya

warna sperma bagi kesehatan pria

Selain memperhatikan kesehatan penis secara fisik, pria juga wajib mengetahui warna sperma yang dihasilkan. Umumnya, warna sperma adalah putih. Namun, nyatanya warna sperma bisa berubah. Perubahan warna sperma ini bisa saja normal atau juga bisa menjadi pertanda suatu bahaya penyakit. Agar tidak keliru, simak penjelasan arti warna sperma di bawah ini.

Pada saat ejakulasi, sperma akan keluar melalui penis bersama cairan pekat yang disebut semen. Cairan semen yang berisikan sperma sehat biasanya memiliki ciri berwarna putih cerah atau keabu-abuan dengan tekstur agak kental. Nah berikut beragam warna sperma serta artinya bagi kesehatan:

Beragam Warna Sperma dan Penyebabnya

Corak cairan semen nyatanya bisa berbeda-beda, tergantung pada faktor genetic, asupan makan dan tentunya kondisi kesehatan pada pria tersebut. Air mani yang membawa sperma ini bisa saja berwarna putih, kuning, bening, abu-abu, merah muda, cokelat hingga kehitaman. Berikut penjelasannya:

  1. Putih, Abu-abu dan Bening.

Jika air mani Anda berwarna putih, bening, atau abu-abu, pertanda air mani Anda sehat dan normal. Perbedaan warna bening hingga keabu-abuan ini ditentukan oleh kandungan protein, mineral, hormone, dan enzim yang berasal dari kelenjar reproduksi pria.

Namun, beberapa orang mungkin mempunyai sperma encer meski warnanya normal. Cairan semen yang encer biasanya diakibatkan oleh jumlah sperma sedikit, sering ejakulasi, kurangnya asupan zinc, atau semen yang keluar adalah cairan praejakulasi.

 

  1. Kuning

Saat ejakulasi, cairan semen keluar melewati uretra atau saluran kencing. Cairan semen bisa saja bergabung dengan urine dan menimbulkan air mani berwarna agak kuning. Sedangkan, asupan makanan yang mengandung pigmen kuning alami, seperti kunyit, juga bisa membuat warna sperma menjadi kuning.

Bila Anda seorang perokok atau gemar mengonsumsi minuman beralkohol, jangan kaget bila spermamu berwarna kuning ya. Air mani perokok dan peminum alkohol memang cenderung berwarna lebih kuning dibandingkan air mani pria yang non-perokok atau peminum alkohol.

Cairan semen kuning umumnya bukan merupakan masalah. Namun, apabila kondisi ini disertai keluhan lain yang mengganggu, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Kemungkinan warna sperma kuning ini diakibatkan oleh

  • penyakit kuning. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan bilirubin dalam tubuh. Bilirubin sendiri merupakan pigmen yang diperoleh dari penguraian sel darah merah di dalam hati. Warna kuning yang dihasilkan bisa muncul di area putih mata bahkan kulit.
  • Leukositospermia. Yakni banyaknya sel darah putih pada air semen sehingga dapat merusak sperma dan mengubahnya menjadi warna kuning. Penyebab ini bisa berasal dari infeksi prostat, penyakit autoimun dan penyakit menular seksual.
  • infeksi prostat. Dimana bakteri pada saluran kemih berpindah menuju kelenjar prostat dan menyebab infeksi. Sehingga anda kesulitan buang air kecil, ejakulasi, demam dan menggigil.
  • penyakit menular seksual.

  1. Merah muda atau Cenderung merah

Warna merah muda atau kemerahan pertanda darah yang masih segar. Sementara itu, bila air semen berwarna jingga atau kecokelatan berasal dari darah yang sudah lama bercampur dengan sperma. Warna darah menjadi gelap setelah terpapar oksigen. Kondisi ini dikenal juga sebagai hematospermia dan disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti

  • infeksi prostat.
  • penyakit menular seksual atau PMS bisa berupa gonore (kencing nanah), sifilis (raja singa), klamidia, hingga herpes kelamin. Penyakit ini memiliki gejala seperti sakit saat buang air kecil, gatal pada penis hingga mengeluarkan cairan kekuningan dari penis.
  • tekanan darah tinggi.
  • masturbasi yang terlalu sering. Kebiasaan ini bisa memicu keluarnya darah maka air semen bisa bewarna merah kemerahan.

  1. Hitam

Corak kehitaman pada cairan semen biasanya juga berasal dari darah. Karena darah sudah lama berada di dalam tubuh pun banyak terkena oksigen sehingga warnanya menjadi gelap. Dan, semen yang berwarna hitam juga dapat ditimbulkan dua faktor berikut:

  • Terpaan logam berat semacam timbal, nikel, dan mangan. Logam berat ini bisa didapatkan dari asupan jenis makanan, air, atau lingkungan yang terkontaminasi.
  • Kelainan pada tulang belakang mengakibatkan mengganggu fungsi vesikula seminalis. Vesikula seminalis adalah kelenjar yang menghasilkan sperma.

Cairan semen sendiri dipengaruhi oleh genetik, asupan makanan, juga kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Perubahan cairan semen dan sperma sendiri yakni menjadi hal yang wajar, asalkan tidak disertai dengan tanda-tanda lain yang mengkhawatirkan yang sudah disebutkan di atas.

Segera periksakan diri Anda apabila perubahan cairan semen disertai dengan bau tidak sedap, keluarnya cairan kekuningan atau nanah, iritasi pada organ vital, atau nyeri saat buang air kecil. Hal tersebut bisa pertanda ada infeksi yang perlu ditindak secara medis.

 

Cara Mendapatkan sperma sehat

Berikut cara meningkatkan kualitas sperma yang bisa Anda lakukan:

  • Kelola stress. Langkah selanjutnya yang bisa Anda ambil untuk meningkatkan kualitas sperma agar tetap sehat dan baik adalah mengelola stres. Anda tidak perlu berlarut-larut dalam tekanan, karena hal tersebut bisa memicu stres.Alasannya, stres yang berlebihan bisa mempengaruhi kerja hormon yang memproduksi sperma hingga gairah seksual yang menurun. Akan lebih baik jika Anda melakukan hobi atau hal-hal lain yang Anda sukai untuk menetralisir perasaan Anda. Anda juga bisa berolahraga untuk meredakan stres.
  • Hindari alcohol dan rokok. Upaya memiliki ciri sperma yang sehat, cobalah menghindari alkohol yang dapat memengaruhi kesuburan Anda. Pasalnya, alkohol dapat memberi pengaruh pada kerja hormon testosteron, sehingga bisa menurunkan kerja sperma. Selain itu, hindari merokok karena kemungkinan ada dampak merokok terhadap kesuburan . Hindari keduanya untuk mendapatkan sperma yang lebih sehat. 
  • Cara yang bisa Anda coba untuk memiliki ciri sperma sehat adalah dengan rajin berolahraga. Olahragalah secara teratur, tapi jangan sampai melebihi batas. Olahraga mampu memperbaiki kualitas sperma dari segi struktur, kuantitas, dan pergerakan. Hindari aktivitas fisik yang berat karena dapat meningkatkan hormon stres dan menurunkan kualitas semen.

 

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda mendapati ada perubahan warna sperma yang sangat signifikan dengan gejala-gejala yang dirasakan. Berkonsultasilah ke dokter untuk mendiskusikan pengobatan terbaik untuk Anda sesuai diagnosis kondisi Anda. Jadi, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui ciri sperma sehat yang terjadi secara terus menerus.

Klinik Pandawa juga turut memberikan layanan kesehatan andrologi bagi Sahabat Pandawa yang memiliki masalah seputar reproduksi, kulit dan kelamin.

Segera hubungi layanan konsultasi dokter online kami tanpa dipungut biaya dan dapatkan informasi lebih lanjut melalui nomor 0821-1141-0672 (WA/TLP/SMS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segera Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter ahli Kami