Seberapa Bahaya Penyakit Molluscum Contagiosum

Seberapa Bahaya Penyakit Molluscum Contagiosum


Penyakit Molluscum Contagiosum adalah salah satu penyakit infeksi pada kulit yang disebabkan oleh virus molluscum. Penyakit molluscum contagiosum memiliki gejala seperti tumbuhnya bintil-bintil seukuran biji kacang hijau pada permukaan kulit dan memiliki mata atau titik. Bintil-bintil penyakit molluscum contagiosum biasanya terasa agak keras, tidak nyeri dan tidak gatal. Usia yang paling rentan terkena virus molluscum antara lain anak-anak dan remaja.

Orang yang aktif secara seksual dan bergonta ganti pasanganpun berisiko terkena penyakit molluscum contagiosum. Dalam kondisi dimana sistem kekebalan tubuh lemah maka orang akan lebih mudah terkena penyakit moluuscum contagiosum dan bagi mereka yang memiliki kondisi kulit dermatitis atopik akan lebih beresiko atau mudah terkena penyakit molluscum contagiosum.

Penyakit molluscum contagiosum  mudah dikenali, dan penangananyapun tidaklah sederhana sebab resiko untuk menyebar dan kambuh (recurrent). Pada umumnya orang yang terkena penyakit molluscum contagiosum sangatlah mudah menularkan ke orang lain melalui kontak kulit langsung atau udara atau hubungan seksual.

Selain tindakan laser untuk menghilangkan bintil-bintil molluscum contagiosum maka diperlukan obat antivirus dan suplemen daya tahan tubuh agar virus ini tidak aktif, tidak menyebar dan tidak recurrent. Waktu penyembuhan biasanya berkisar antara enam bulan hingga satu setengah tahun tergantung dengan kondisi dan keparahan Molluscum nya.

 

Apa Saja Gejala Molluscum Contagiosum ?

Orang yang terkena penyakit molluscum contagiosum akan memiliki gejala pada permukaan kulit antara lain :

  • Adanya bintil-bintil pada permukaan kulit.
  • Bintil-bintil berukuran kecil seperti seukuran biji kacang hijau.
  • Puncak bintil terlihat seperti cekungan, bahkan ada yang seperti memiliki titik diatas bintil.
  • Sebagian bintil ada yang terasa gatal.
  • Jika pecah, akan keluar cairan putih kekuningan. Cairan ini dapat menularkan virus molluscum contagiosum ke area kulit lainnya
  • Ketika akan sembuh terkadang bintil-bintil bisa menyebabkan kulit menjadi kemerahan dan mengalami pembengkakan ringan meskipun tidak terasa menyakitkan.

Bintil-bintil virus Molluscum Contagiosum dapat tumbuh pada berbagai area atau bagian tubuh. Pada anak-anak, umumnya bintil-bintil molluscum bisa tumbuh di sekitar lengan, perut, dada, leher, dan wajah. Pada orang dewasa, bintil-bintil molluscum bisa tumbuh di tubuh bagian bawah perut sampai kelamin akibat aktivitas seksual seperti area perut bawah, alat kelamin, bokong, serta lipat paha. Bintil-bintil virus molluscum contagiosum ada yang tumbuh di sekitar kelopak mata, rongga mulut, telapak kaki, dan telapak tangan juga.


Bagaimana Penularan Penyakit  Molluscum Contagiosum ?

Penyebab Molluscum Contagiosum yaitu virus yang memiliki nama yang sama yakni virus Molluscum Contagiosum. Jika Virus molluscum contagiosum masuk ke dalam kelompok poxvirus yang menyerang sel kulit manusia maka seseorang akan menderita penyakit kulit yang dinamakan Molluscum Contagiosum . Cara penularannya adalah dengan bersentuhan langsung dengan kulit penderita atau menggunakan barang yang sebelumnya digunakan oleh penderita, seperti baju, handuk, sepatu, kaos kaki. Pada orang dewasa bisa tertular melalui aktivitas seksual.


Apa Saja Bahaya Dana Komplikasi Penyakit Molluscum Contagiosum ?

Meski penyakit molluscum contagiosum tampak tergolong ringan namun penyakit Molluscum Contagiosum dapat menyebabkan berbagai komplikasi antara lain :

  • Komplikasi umumnya terjadi jika kita berusaha menghilangkan bintil molluscum contagiosumdengan cara menggaruk atau memencetnya, sehingga menimbulkan luka dan bakteri bisa masuk dari luka sehingga menyebabkan infeksi sekunder dan komplikasi lebih lanjut.
  • Conjungtivitis, peradangan pada lapisan mata paling luar mata. Komplikasi terjadi jika molluscum contagiosumtumbuh pada kelopak mata atau menggosok area mata pada tangan yang terkena molluscom contagiosum. Gejala conjungtivitis adalah mata memerah, berair, atau memengkak.
  • Keratitis, infeksi yang terjadi pada bagian kornea mata. Sama seperti conjungtivis, maka komplikasi terjadi akibat molluscum contagiosumyang tumbuh pada kelopak mata. Penderita keratitis akan merasakan mata sangat sensitif pada cahaya. Gejala yang timbul adalah rasa sakit pada mata dan penglihatan menjadi buram.
  • Jaringan parut (keloid) pada kulit yang terkena molluscum contagiosum.
  • Bisa timbul dermatitis pada muka, alat kelamin, tangan dan kaki disertai infeksi bakteri sekunder.


Bagaimana Pencegahan Terhadap Penyakit Molluscum Contagiosum ?

Molluscum contagiosum dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya dan juga bisa menularkan pada orang lain, cara yang bisa di lakukan agar tidak terjadi penyebaran dan penularan ke bagian tubuh lainnya di antaranya dengan tidak menyentuh atau menggaruk bagian yang terkena molluscum contagiosum, menutup molluscum contagiosum tersebut dengan plester, selalu menjaga kebersihan tangan.

Dan sangat dianjurkan untuk tidak memencet atau menggaruk bintil molluscum contagiosum. Molluscum contagiosum  tidak hanya menimbulkan rasa sakit, tetapi juga akan meninggalkan jaringan parut atau bekas luka. Terjadinya perdarahan akibat memencet bintil-bintil molluscum tersebut juga dapat meningkatkan risiko penyebaran ke area tubuh lainnya.

Untuk orang yang ada di sekitar penderita molluscum contagiosum, sangat dianjurkan untuk tidak menyentuh kulit penderita, tidak juga memakai benda yang sebelumnya digunakan oleh penderita (pakaian, handuk, seprai, atau sisir), serta tidak dianjurkan melakukan hubungan seksual dengan penderita.

 

Bagaimana Pengobatan Molluscum contagiosum di Klinik Pandawa?

Beberapa metode terapi yang biasa di lakukan antara lain :

  • .Cryotherapy :Metode ini, molluscum contagiosum akan dibekukan terlebih dahulu menggunakan nitrogen cair kemudian baru diangkat
  • Terapi laser : Metode ini, sel-sel molluscum contagiosumakan dihancurkan dengan sinar laser
  • Diathermy :Metode ini menggunakan Energi panas untuk menghilangkan bintil molluscum contagiosum di kulit.
  • Scraping : Metode ini, molluscum contagiosumakan dihilangkan dengan menggunakan alat pengikis yang terbuat dari logam.

Klinik pandawa merupakan salah satu klinik spesialis kulit dan kelamin terbaik yang ada di Jakarta pusat. Klinik Pandawa banyak mengobati pasien dengan penyakit molluscum contagiosum dan penyakit virus kulit lainnya. Kebanyakan dan rata-rata pasien sembuh dan puas atas pelayanan medis yang diberikan klinik pandawa.

 


Beberapa keunggulan Klinik pandawa antara lain :

  • Memiliki fasilitas dan alat medis yang sangat memadai, modern dan lengkap.
  • Semua ruangan full AC
  • Memiliki area parkir luas dan gratis
  • Dilalui semua sarana transportasi seperti angkot, bajaj, busway, kereta KRL
  • Berada disekitar pusat perbelanjaan, mall dan hotel
  • Apotik, laboratorium, USG dan Rontgen

Apaila anda memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis dengan dokter kami dengan cara klik tombol Whatsapp / SMS/ Telp pada tombol Web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Leave a Comment

   Konsultasi Online Gratis   

START TYPING AND PRESS ENTER TO SEARCH